PERANAN DU PONT SYSTEM UNTUK MENGEVALUASI KINERJA KEUANGAN PT BAT INDONESIA,TBK SESUDAH PELAKSANAAN AKUISISI (EKN-102)

Peningkatan arus globalisasi ekonomi yang menyebabkan suatu negara tanpa batas secara ekonomi, mengakibatakan setiap perusahaan yang ingin bertahan dan berkembang dalam menjalankan bisnisnya maka perusahaan tersebut diharapkan dapat lebih tanggap dalam menghadapi semua permasalahan yang timbul saat ini maupun masa yang akan datang.

Dalam menghadapi meningkatnya arus globalisasi ini, penerapan akuisisi dapat dijadikan suatu alternatif bagi suatu perusahaan untuk mengembangkan dimensi eksternal perusahaan, daripada membangun perusahaan baru yang tidak hanya membutuhkan dana yang besar dan waktu yang lama serta faktor resiko kegagalan yang tinggi. Dengan memilih alternatif akuisisi maka hal ini sejalan dengan karakteristik vertikal yang pada umumnya cenderung ingin mengendalikan atau memiliki kekuatan dalam pengelolaan bisnisnya.

Pada pelaksanaan akuisisi tidak hanya melibatkan para pelaku akuisisi, tetapi juga melibatkan pihak lain seperti lembaga keuangan, lembaga perpajakan dan pemegang saham publik.

Hal ini menunjukkan bahwa suatu fenomena akuisisi yang sangat komplek. Salah satu wujud dari kompleksitas masalah akuisisi adalah kompleknya transaksi akuisisi. Suatu jenis transaksi akuisisi tertentu mempunyai karakteristik yang berbeda dengan karakteristik transaksi akuisisi lainnya.

Demikian pula yang terjadi pada PT BAT INDONESIA, Tbk yang bergerak dibidang industri, pemasaran, dan penjualan cerutu, rokok, dan produk-produk lain yang dibuat dengan atau dari tembakau, ekspor, impor, dan distribusi. Guna memperkokoh alternatif kegiatan usaha utamanya, maka persero menganggap perlunya untuk menentukan alternatif yang akan dipilih untuk mencapai tujuannya sebagai suatu kelompok usaha yang berhasil dibidang usahanya.

Atas dasar kondisi yang demikian maka PT BAT INDONESIA, Tbk mengadakan akuisisi untuk meningkatkan kinerja dimasa mendatang yaitu dengan mengakuisisi PT BAT Kareb (“BATK”) yang bergerak dibidang pemrosesan daun tembakau dan PT Rothmans Of Pall Mall Indonesia yang bergerak dibidang pembuatan rokok putih.

Akuisisi dijadikan suatu alternatif bagi persero dengan tujuan agar lebih dapat meningkatkan kinerja perusahaan dan sekaligus dapat lebih mengembangkan dunia bisnisnya yaitu dengan bertambahnya pangsa pasar perseroan maka berdampak pada peningkatan profitabilitas, dengan akuisisi akan berdampak juga pada likuiditas perusahaan. Hal ini dapat dilihat dengan menggunakan analisis Du Pont.
Analisis Du Pont memisahkan profitabilitas dengan pemanfatan assets. Analisis Du Pont menghubungkan antara ROI, Profit Margin, dan perputaran aktiva. Komposisi laporan keuangan digunakan sebagai elemen analisisnya.

Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File
atau klik disini

No Comments

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

WordPress Themes